Pengaruh Pelatihan Kerja Dan Pengembangan Karier Terhadap Kompetensi Karyawan Pada Koperasi Mitra Dhuafa Lebak
Abstrak
Kompetensi karyawan menjadi faktor krusial bagi keberlangsungan organisasi, termasuk koperasi yang beroperasi dengan sumber daya terbatas. Koperasi Mitra Dhuafa Lebak menghadapi tantangan dalam meningkatkan kompetensi karyawannya, yang tercermin dari masih adanya karyawan yang belum memenuhi standar kompetensi akibat keterbatasan akses pelatihan, pengalaman kerja yang minim, serta kemampuan penggunaan sistem kerja yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan kerja dan pengembangan karier terhadap kompetensi karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 72 karyawan Koperasi Mitra Dhuafa Lebak sebagai responden. Analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear sederhana dan berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, uji t, dan uji F dengan bantuan SPSS versi 32.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi karyawan dengan nilai t hitung 11,956 > t tabel 1,994 dan signifikansi < 0,001. Pengembangan karier juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi karyawan dengan nilai t hitung 10,476 > t tabel 1,994 dan signifikansi < 0,001. Secara simultan, pelatihan kerja dan pengembangan karier berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi karyawan dengan nilai F hitung 89,690 > F tabel 3,13 serta koefisien determinasi sebesar 72,2%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pelatihan kerja dan pengembangan karier merupakan faktor yang berpengaruh dalam meningkatkan kompetensi karyawan di Koperasi Mitra Dhuafa Lebak.


