PENGARUH DIGITAL EMPLOYEE EXPERIENCE, BUDAYA DIGITAL ORGANISASI DAN KOMPETENSI DIGITALTERHADAPREADINESS FOR CHANGE PEGAWAI DALAM LAYANAN JKNMOBILEBPJS KESEHATANDI SURAKARTA
Abstract
BPJS Kesehatan Cabang Surakarta merupakan salah satu kantor cabang yang bertugas menyelenggarakan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi masyarakat di wilayah Surakarta dan sekitarnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Digital Employee Experience, Budaya Digital Organisasi dan Kompetensi Digital terhadap Readiness for Change atau kesiapan berubah pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah pegawai BPJS Kesehatan yang terlibat dalam layanan JKN di Surakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh dengan jumlah responden 51 orang. Pengumpulan data dilakukan melelui penyebaran kuesioner melelui google form. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F dan koefisien determinasi (R2 ). Hasil penelitian menujukkan bahwa Digital Employee Experience, tidak berpengaruh signifikan terhadap Readiness for Change dengan nilai signifikansi sebesar 0,726 > 0,05. Budaya Digital Organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Readiness for Change dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Kompetensi Digital berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,007 < 0,05. Secara simultan, Digital Employee Experience, Budaya Digital Organisasi dan Kompetensi Digital berpengaruh signifikan terhadap Readiness for Change dengan nilai signifiknasi sebesar 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi Ajusted R 2 sebesar 0,766 menujukkan bahwa 76% variabel Readinees for Change dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen.


