Penerapan Anggaran Fleksibel dan Analisis Varians untuk Pengendalian Biaya UMKM Nellz Juice MMTC Medan
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan anggaran fleksibel dan analisis varians sebagai alat pengendalian biaya pada UMKM Nellz Juice. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengendalian biaya operasional pada UMKM yang memiliki tingkat aktivitas penjualan dan produksi yang berubah-ubah. Sebagian besar penelitian sebelumnya lebih banyak membahas penerapan anggaran fleksibel dan analisis varians pada perusahaan manufaktur berskala besar, sedangkan penelitian pada UMKM, khususnya usaha minuman, masih relatif terbatas. Selain itu, banyak UMKM masih menggunakan sistem penganggaran sederhana sehingga mengalami kesulitan dalam mengevaluasi efisiensi biaya operasional usaha. Oleh karena itu, penerapan anggaran fleksibel dan analisis varians diperlukan untuk membantu pengendalian biaya secara lebih efektif serta mendukung pengambilan keputusan usaha. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi pada UMKM Nellz Juice di kawasan MMTC Medan. Data yang dianalisis meliputi biaya tetap, biaya variabel, biaya tenaga kerja, volume produksi aktual, anggaran operasional, dan realisasi biaya operasional usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya variabel per unit sebesar Rp6.364 per cup dengan total anggaran fleksibel sebesar Rp57.000.000, sedangkan realisasi biaya operasional usaha pada bulan April sebesar Rp17.000.000. Analisis varians menunjukkan selisih sebesar Rp40.000.000 dengan kategori favorable variance karena biaya aktual lebih kecil dibandingkan anggaran fleksibel. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan biaya operasional pada UMKM Nellz Juice tergolong efisien sehingga penerapan anggaran fleksibel dan analisis varians dapat digunakan sebagai alat pengendalian biaya yang efektif dalam meningkatkan efisiensi operasional usaha. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi UMKM dalam menyusun perencanaan dan pengendalian biaya operasional secara lebih efektif.


