Kajian Kontribusi Perbankan Syariah terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia: Studi Data Sekunder Periode 2020-2026
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi perbankan syariah terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia selama periode 2020–2026 dengan menggunakan pendekatan studi data sekunder. Perbankan syariah memiliki peran penting sebagai lembaga intermediasi keuangan yang beroperasi berdasarkan prinsip-prinsip syariah dan berorientasi pada pengembangan sektor riil melalui mekanisme pembiayaan yang adil dan produktif. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari publikasi resmi Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pusat Statistik (BPS), serta berbagai laporan dan literatur ilmiah terkait. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menganalisis perkembangan aset, dana pihak ketiga (DPK), pembiayaan, dan pangsa pasar perbankan syariah serta keterkaitannya dengan indikator pertumbuhan ekonomi nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa perbankan syariah mengalami pertumbuhan yang relatif stabil selama periode penelitian, ditandai dengan peningkatan aset, penghimpunan dana masyarakat, dan penyaluran pembiayaan yang terus berkembang. Hingga tahun 2026, aset perbankan syariah tercatat telah melampaui Rp1.061 triliun dengan pertumbuhan tahunan yang positif, sementara pembiayaan syariah terus meningkat dan berkontribusi dalam mendukung aktivitas ekonomi sektor riil. Meskipun pangsa pasar perbankan syariah masih relatif lebih kecil dibandingkan perbankan konvensional, keberadaannya terbukti memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan investasi, pembiayaan usaha produktif, pemberdayaan UMKM, serta penguatan inklusi keuangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbankan syariah memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan, meskipun masih diperlukan berbagai upaya penguatan regulasi, inovasi produk, dan peningkatan literasi keuangan syariah guna mengoptimalkan kontribusinya di masa mendatang.
Kata Kunci: Perbankan Syariah, Pertumbuhan Ekonomi, Pembiayaan Syariah, Data Sekunder, Sektor Riil, Indonesia, Inklusi Keuangan.


