Ekonomi Biru, Perubahan Iklim, dan Ketahanan Pangan: Analisis Data Panel

  • Azzam Robbani UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Kata Kunci: Ekonomi Biru, Ketahanan Pangan, Analisis Data Panel, Perubahan Iklim, Perikanan Berkelanjutan

Abstrak

Penelitian ini mengeksplorasi titik temu antara ekonomi biru (blue economy) dan ketahanan pangan global, dengan fokus pada dua belas (12) negara di kawasan Asia-Pasifik selama periode 2015 hingga 2021. Seiring dengan meningkatnya peran ekonomi biru dalam pembangunan berkelanjutan, penelitian ini bertujuan untuk menilai secara kuantitatif bagaimana faktor-faktor kunci ekonomi biru—seperti produksi ikan, kebijakan pemerintah, keanekaragaman hayati laut, dan perubahan iklim mempengaruhi hasil ketahanan pangan. Dengan menggunakan dataset kuat yang bersumber dari organisasi internasional seperti FAO dan Bank Dunia, penelitian ini menerapkan analisis data panel menggunakan Fixed Effects Model (FEM). Temuan penelitian mengungkapkan bahwa perubahan iklim memberikan dampak negatif yang signifikan secara statistik terhadap ketahanan pangan. Sebaliknya, faktor ekonomi biru lainnya—seperti produksi ikan, kebijakan pemerintah, dan keanekaragaman hayati laut—tidak menunjukkan pengaruh langsung yang signifikan dalam lingkup studi ini. Studi ini menekankan perlunya rekomendasi kebijakan yang mencakup promosi manajemen perikanan dan akuakultur berkelanjutan, strategi mitigasi perubahan iklim, serta pengembangan kerangka peraturan yang komprehensif. Selain itu, pelibatan masyarakat lokal dalam implementasi Kawasan Konservasi Perairan (MPA) sangat krusial untuk melestarikan keanekaragaman hayati laut sekaligus mendukung ketahanan pangan.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2026-07-10