KEPEMIMPINAN DAN KESEJAHTERAAN GURU: PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP BURNOUT, RETENSI, DAN MOTIVASI GURU
Abstrak
Kesejahteraan guru merupakan salah satu aspek penting dalam keberlangsungan dan kualitas
penyelenggaraan pendidikan. Dalam konteks sekolah, kepemimpinan kepala sekolah tidak hanya
berkaitan dengan pencapaian akademik peserta didik, tetapi juga berperan dalam membentuk
kondisi kerja, hubungan interpersonal, motivasi, dan kesejahteraan psikologis guru. Artikel ini
bertujuan untuk menganalisis bagaimana praktik dan gaya kepemimpinan sekolah berhubungan
dengan burnout, retensi, dan motivasi kerja guru. Penelitian menggunakan pendekatan tinjauan
literatur naratif (narrative literature review) dengan menelaah artikel ilmiah yang diterbitkan pada
periode 2019–2025, baik dari jurnal internasional maupun jurnal nasional. Literatur ditelusuri
melalui Google Scholar, Sinta, ResearchGate, dan portal jurnal nasional. Analisis dilakukan
menggunakan sintesis tematik dengan mengelompokkan temuan penelitian ke dalam tiga tema
utama, yaitu dukungan kepemimpinan dan burnout, gaya kepemimpinan dan motivasi serta
kepuasan kerja, dan kepemimpinan serta retensi guru. Hasil kajian menunjukkan bahwa dukungan
kepala sekolah terhadap kebutuhan psikologis guru, kualitas hubungan interpersonal, otonomi
profesional, kesempatan pengembangan diri, serta keterlibatan guru dalam pengambilan keputusan
berkaitan dengan kondisi psikologis dan profesional guru. Kepemimpinan transformasional dan
partisipatif juga banyak dikaitkan dengan peningkatan motivasi dan kepuasan kerja. Dengan
demikian, kepemimpinan sekolah perlu dipahami tidak hanya sebagai fungsi administratif, tetapi
juga sebagai proses yang membentuk lingkungan kerja dan kesejahteraan guru.
Kata kunci: Kepemimpinan Sekolah, Burnout Guru, Retensi Guru, Motivasi Guru, Kesejahteraan Guru


