OPTIMALISASI MODAL TRANSPORTASI DISTRIBUSI PRODUK CONSUMER GOODS MENGGUNAKAN METODE OPTIMASI TANGGUH (ROBUST OPTIMIZATION) (Studi Kasus: PT. Indofood / Distributor Tunggal Indofood Tanjung Morawa)
Abstract
Distribusi logistik merupakan aktivitas operasional vital yang memengaruhi nilai kompetitif dan efisiensi biaya perusahaan consumer goods. Penentuan rute dan penugasan armada yang hanya didasarkan pada pesanan konvensional (taking order) menyebabkan pemenuhan tingkat pelayanan outlet tidak stabil dan pembengkakan biaya operasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mengoptimalkan penugasan moda transportasi distribusi pada PT. Indofood (Distributor Produk Indofood) Cabang Tanjung Morawa menggunakan pendekatan Robust Optimization (Optimasi Tangguh) untuk meminimalkan total biaya transportasi di tengah ketidakpastian permintaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif terapan dengan mengevaluasi performa sebaran 250 outlet aktif di wilayah operasional Salesman A sepanjang tahun 2018. Melalui permodelan skenario berbasis perangkat lunak AMPL dengan engine MINOS, penelitian ini menguji efisiensi moda reguler tipe PS100 dan L300. Hasil optimasi menunjukkan bahwa metode ini mampu meningkatkan rata-rata pemenuhan pelayanan outlet sebesar 13,04% dan mendistribusikan volume penjualan yang lebih tinggi. Secara finansial, biaya transportasi aktual berhasil ditekan dari Rp57.643.200 menjadi Rp50.190.600, menghasilkan efisiensi biaya bersih sebesar 12,93%. Penelitian ini memberikan kontribusi strategis bagi manajemen logistik dalam menyusun perencanaan transportasi tangguh yang adaptif terhadap fluktuasi pasar.


