Evaluasi Risiko K3 Pekerjaan Struktur The Arumaya Office dengan HIRARC-FMEA
Abstract
Penelitian ini menganalisis risiko keselamatan kerja pada pekerjaan struktur Proyek The Arumaya
Office, Jakarta Selatan. Pekerjaan struktur dipilih karena memiliki tingkat risiko awal yang tinggi, seperti
pada kegiatan pemasangan bekisting, penggunaan scaffolding, pengangkutan material, pengecoran, serta
koordinasi pekerja dengan peralatan kerja. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi risiko, menilai
tingkat risiko melalui Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC), menetapkan
prioritas risiko dengan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), serta merumuskan respon risiko yang
sesuai dengan kondisi proyek. Data dikumpulkan melalui dokumen K3, validasi narasumber, pilot survey,
dan kuesioner kepada 20 responden yang terlibat dalam pekerjaan struktur. Hasil HIRARC menunjukkan
bahwa risiko jatuh dari scaffolding atau ketinggian memperoleh Risk Rating tertinggi, yaitu 21,58. Hasil
FMEA juga menempatkan risiko tersebut sebagai prioritas utama dengan Risk Priority Number (RPN)
sebesar 71,61. Risiko prioritas selanjutnya adalah tertimpa bekisting roboh serta tertusuk paku atau
tersandung material.Respon risiko ditujukan pada pengendalian teknis, pengendalian administratif,
penggunaan APD, inspeksi, housekeeping, izin kerja, dan pengawasan rutin. Validasi tim proyek
menunjukkan bahwa rekomendasi tersebut dapat diterima dan sesuai dengan kebutuhan lapangan
