Model Cenderamata Berkelanjutan Berbasis Limbah Kayu dan Bambu untuk Desa Wisata Sukaharja
Abstrak
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan model cenderamata berkelanjutan berbasis limbah kayu dan bambu untuk memperkuat identitas Desa Wisata Sukaharja, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Permasalahan mitra meliputi belum tersedianya cenderamata khas desa, keterbatasan keterampilan produksi, belum adanya standar kualitas sederhana, serta belum kuatnya narasi produk sebagai bagian dari pengalaman wisata. Metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif, edukatif, dan aplikatif melalui koordinasi mitra, pemaparan konsep cenderamata desa wisata, demonstrasi teknik dasar, praktik merangkai gantungan tas dan gantungan kunci, diskusi, observasi, serta dokumentasi. Kegiatan dilaksanakan pada 3 Juni 2026 pukul 09.00-12.00 WIB dan diikuti 20 peserta bersama unsur Pemerintah Desa Sukaharja dan PKK. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman peserta terhadap potensi limbah kayu dan bambu sebagai bahan produk kreatif, tersedianya contoh desain berbentuk kipas, rumbai, segitiga, anyaman, dan variasi aksesori, serta terbentuknya dasar model pendampingan lanjutan. Program ini relevan dengan SDGs 8, 12, dan 5 karena mendorong keterampilan produktif, pemanfaatan material secara bertanggung jawab, serta pemberdayaan perempuan desa. Rekomendasi utama adalah melanjutkan program pada standardisasi desain, penguatan kualitas, pencatatan biaya, kemasan, katalog produk, dan uji pasar pada agenda desa wisata.
Kata kunci: cenderamata desa wisata; limbah kayu; bambu; pemberdayaan masyarakat; Sukaharja

