AJIAN LITERATUR TUMBUH KEMBANG BELAJAR GERAK ANAK PREMATUR USIA GOLDEN AGE
Abstract
Kelahiran prematur merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan motorik
anak selama masa keemasan. Anak yang lahir prematur memiliki risiko lebih tinggi mengalami keterlambatan
perkembangan motorik kasar dan halus karena fungsi organ dan sistem saraf yang belum matang. Penelitian ini
bertujuan untuk meneliti pertumbuhan dan perkembangan belajar motorik anak prematur usia 0–6 tahun. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menganalisis
jurnal ilmiah, buku, dan literatur terkait dari lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak prematur
lebih mungkin mengalami keterlambatan perkembangan motorik dibandingkan dengan anak yang lahir cukup bulan.
Faktor-faktor seperti stimulasi orang tua, status gizi, lingkungan keluarga, dan intervensi dini sangat memengaruhi
perkembangan motorik anak. Stimulasi yang tepat dan pemantauan perkembangan secara teratur dapat membantu
mengoptimalkan kemampuan motorik anak prematur selama masa keemasan. Oleh karena itu, kerja sama antara orang
tua, pendidik, dan petugas kesehatan diperlukan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak yang
optimal.
Kata kunci: anak prematur, belajar gerak, golden age, perkembangan motorik, tumbuh kembang

