HUBUNGAN BIOMEKANIKA GERAKAN LUNGE DENGAN RISIKO CEDERA EKSTREMITAS BAWAH PADA ATLET BULUTANGKIS: KAJIAN LITERATUR

  • Nurhayati Sipatupang Universitas Negeri Medan
  • Tarisa Aulia Universitas Negeri Medan
  • Lia Aulia Universitas Negeri Medan
  • Desman Zega Universitas Negeri Medan
  • Muhammad Rizky Lubis Universitas Negeri Medan
Keywords: Bulutangkis, Gerakan Lunge, Cedera Ekstremitas Bawah

Abstract

Bulutangkis merupakan olahraga yang menuntut gerakan cepat dan perubahan arah secara
berulang, salah satunya melalui gerakan lunge. Gerakan ini berperan penting dalam
menunjang performa atlet, tetapi juga berpotensi meningkatkan risiko cedera pada
ekstremitas bawah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan biomekanika
gerakan lunge dengan risiko cedera ekstremitas bawah pada atlet bulutangkis. Metode yang
digunakan adalah Narrative Literature Review dengan pendekatan deskriptif kualitatif
melalui telah 10 jurnal yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa biomekanika gerakan
lunge, seperti gaya reaksi tanah, posisi kaki, dan pembebanan pada sendi lutut serta
pergelangan kaki, memiliki hubungan dengan risiko cedera ekstremitas bawah. Selain itu,
faktor kekuatan otot, fleksibilitas, dan teknik gerakan turut memengaruhi tingkat risiko
cedera. Dapat disimpulkan bahwa pemahaman biomekanika gerakan lunge sangat penting
dalam upaya pencegahan cedera dan peningkatan performa atlet bulutangkis.
Kata Kunci: Bulutangkis, Gerakan Lunge, Cedera Ekstremitas Bawah.

Published
2026-07-02
How to Cite
Nurhayati Sipatupang, Tarisa Aulia, Lia Aulia, Desman Zega, & Muhammad Rizky Lubis. (2026). HUBUNGAN BIOMEKANIKA GERAKAN LUNGE DENGAN RISIKO CEDERA EKSTREMITAS BAWAH PADA ATLET BULUTANGKIS: KAJIAN LITERATUR. IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial Dan Humaniora, 10(2), 1409-1417. Retrieved from https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/view/6794