Partisipasi Masyarakat Lokal dalam Tata Kelola Destinasi Wisata Berbasis Komunitas: Perspektif Teori Empowerment Friedmann dan Social Capital Putnam

  • Nensi Lapotulo Politeknik Pariwisata Batam
  • Agung Arif Gunawan Politeknik Pariwisata Batam
  • Rahmadi Politeknik Pariwisata Batam
Keywords: community-based tourism, empowerment, kapital sosial, partisipasi masyarakat, tata kelola destinasi

Abstract

Pariwisata berbasis komunitas (Community-Based Tourism/CBT) semakin diakui sebagai paradigma pembangunan pariwisata yang berkelanjutan dan berkeadilan. Namun, keberhasilan CBT sangat bergantung pada kualitas partisipasi masyarakat lokal dalam tata kelola destinasi—sebuah dimensi yang masih kurang dieksplorasi secara teoritis dalam konteks Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola, tingkatan, dan faktor penentu partisipasi masyarakat lokal dalam tata kelola destinasi wisata berbasis komunitas menggunakan dua kerangka teori komplementer: Teori Empowerment Friedmann dan Teori Social Capital Putnam. Menggunakan metode tinjauan literatur sistematis yang mensintesis 42 studi empiris (2015–2024) ditambah studi kasus komparatif empat destinasi wisata komunitas di Indonesia, penelitian ini menemukan bahwa partisipasi masyarakat dalam tata kelola destinasi bersifat bertingkat dan sangat dipengaruhi oleh tipe dan kekuatan kapital sosial yang ada dalam komunitas. Bonding social capital berperan sebagai prasyarat mobilisasi lokal, bridging social capital membuka akses pasar dan jaringan, sementara linking social capital menentukan kemampuan komunitas bernegosiasi dengan aktor formal. Penelitian ini mengusulkan matriks sinergi Friedmann-Putnam sebagai kerangka analitis baru dan merekomendasikan pendekatan empowerment berjenjang yang disesuaikan dengan profil kapital sosial masing-masing komunitas.
Kata Kunci: community-based tourism, empowerment, kapital sosial, partisipasi masyarakat, tata kelola destinasi

Published
2026-07-02