EKSPLORASI FENOMENA FEAR OF MISSING OUT (FOMO) PADA KONSUMEN KULINER VIRAL DI BLOK M JAKARTA PADA GEN Z MELALUI PLATFORM TIKTOK
Abstract
Fenomena kuliner viral di TikTok semakin memengaruhi cara Generasi Z mencari informasi dan mengikuti tren konsumsi. Paparan konten kuliner yang muncul secara berulang dapat menimbulkan rasa penasaran, keinginan mengikuti tren, serta dorongan untuk memperoleh pengalaman yang sama dengan pengguna lain, yang berkaitan dengan fenomena Fear of Missing Out (FOMO). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi fenomena FOMO pada konsumen Generasi Z yang mengunjungi kuliner viral di Blok M Jakarta melalui platform TikTok serta memahami pengaruh konten TikTok terhadap minat dan keputusan konsumen dalam mengikuti tren kuliner viral. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap enam informan Generasi Z, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok berperan dalam membentuk minat, persepsi, dan perilaku konsumsi Generasi Z terhadap kuliner viral. Berdasarkan Teori Uses and Gratification, TikTok dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan kognitif, afektif, integrasi personal, dan integrasi sosial. Paparan tren secara berulang mendorong rasa penasaran dan keinginan mengikuti tren sebagai bentuk FOMO, meskipun keputusan konsumen tetap dipengaruhi pertimbangan harga, kualitas makanan, dan preferensi pribadi.

