Kajian Psikologi Lingkungan dan Desain Emosional pada Lobi Hotel: Studi Kasus Harris Hotel Ciumbuleuit Bandung

  • Aisyah Shabira Yavie Institut Teknologi Bandung
  • Kharista Astrini Sakya Institut Teknologi Bandung

Abstrak

Desain ruang publik melampaui aspek visual dan fungsional, secara mendalam memengaruhi bagaimana ruang tersebut dipersepsikan dan dimaknai secara psikologis oleh penggunanya. Lobi hotel, sebagai area pertama yang ditemui, memegang peran krusial dalam membentuk kesan awal, kenyamanan, dan pengalaman keseluruhan pengunjung. Penelitian ini berfokus pada lobi Harris Hotel & Convention Ciumbuleuit Bandung, sebuah ruang transisi yang suasana di dalamnya dapat memengaruhi suasana hati dan tindakan pengunjung. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman psikologis pengguna ruang publik di lobi Harris Hotel Ciumbuleuit melalui pendekatan observasi lapangan dan wawancara mendalam. Metode kualitatif digunakan, dengan data dikumpulkan melalui observasi langsung selama sekitar satu jam dan wawancara informal dengan tiga pengunjung. Data dicatat sebagai catatan lapangan, narasi responden, dan dokumentasi visual, kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi pola pengalaman psikologis dari interaksi pengguna dengan elemen desain interior. Temuan menunjukkan bahwa elemen desain seperti pencahayaan alami, aroma jeruk khas, warna oranye-putih, dan penataan tempat duduk menciptakan suasana yang nyaman, segar, dan menenangkan. Pengunjung merasa santai dan aktivitas mereka didukung, meskipun terdapat masukan terkait penempatan toko oleh-oleh dan ketersediaan stopkontak. Analisis menggunakan perspektif Psikologi Lingkungan dan Desain Emosional mengungkapkan bahwa respons visceral terhadap elemen sensorik positif, respons behavioral (kenyamanan aktivitas) baik namun terhambat oleh kurangnya stopkontak, dan respons reflektif membangun citra positif hotel. Disimpulkan bahwa desain lobi Harris Hotel Ciumbuleuit secara signifikan memengaruhi pengalaman psikologis pengguna, menciptakan suasana yang menyenangkan secara kognitif, afektif, dan konatif. Desain yang efektif adalah desain yang berempati, mempertimbangkan keputusan yang lebih manusiawi dan psikologis

Diterbitkan
2025-11-01