Peran Guru dalam Menguatkan Motivasi Belajar Siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Swasta di Pematangsiantar

  • Pdt.Dr.Sanggam M.L.Siahaan, S.Ag.,M.Th Universitas HKBP Nommensen P. Siantar
  • Deswita Fitriani Samosir Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Heltri Firdayati Samongilailai Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Lisa Lestari Simaremare Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Siti Halima Ompusunggu Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
Kata Kunci: Motivasi Belajar, Dukungan Interpersonal, Guru

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMK
Swasta GKPI 1 Pematangsiantar. Motivasi belajar diposisikan sebagai faktor kunci yang memengaruhi
kesiapan mengikuti pembelajaran, ketekunan menghadapi kesulitan, serta kesediaan siswa untuk terus
mengembangkan kompetensi yang relevan dengan dunia kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif dengan teknik observasi langsung terhadap proses pembelajaran dan interaksi guru–siswa, serta
wawancara terhadap guru bidang studi, yang diperkaya dengan data sekunder dari artikel ilmiah, buku, dan
sumber daring terkait. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan meningkatkan motivasi
belajar melalui dukungan interpersonal, antara lain membangun hubungan yang hangat dan suportif,
komunikasi yang menghargai, serta penegakan aturan kelas yang tegas namun tetap memberi rasa aman
bagi siswa. Di samping itu, guru menerapkan strategi pengajaran yang berorientasi pada motivasi, seperti
penetapan tujuan belajar yang jelas, variasi metode pembelajaran, penggunaan penguatan positif, dan
pemberian umpan balik konstruktif untuk memperkuat efikasi diri siswa. Penelitian juga mengidentifikasi
hambatan motivasi berupa pembelajaran yang cenderung monoton, ketidakjelasan tujuan dan kriteria tugas,
kualitas umpan balik yang belum konsisten, serta keterbatasan diferensiasi terhadap perbedaan
kemampuan siswa. Implikasi temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kompetensi pedagogis
guru dalam merancang pembelajaran yang bermakna dan mengelola iklim kelas yang suportif, serta
perlunya dukungan kebijakan sekolah untuk membangun ekosistem belajar yang mendorong motivasi
dan prestasi siswa di lingkungan SMK.
Kata Kunci: Motivasi Belajar; Dukungan Interpersonal; Guru

Diterbitkan
2025-11-25