Gambaran Psikologis Korban Kekerasan Anak dan Remaja: Studi Kasus Hasil Pemeriksaan Psikologi Korban Kekerasan Di Kota Solok

  • Ruri Handayani Universitas Islam Sumatera Barat
  • Zeni Afrilya Universitas Gunadarma, Jakarta
  • Roza Elmanika Putri Universitas Islam Sumatera Barat

Abstrak

Kekerasan terhadap anak dan remaja merupakan permasalahan serius yang berdampak luas terhadap kondisi psikologis korban, baik dalam aspek emosi, kognitif, maupun sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil psikologis korban kekerasan berdasarkan hasil pemeriksaan psikologi forensik pada tiga kasus anak dan remaja. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari tiga anak korban kekerasan fisik dan bullying dengan rentang usia 10–16 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara psikologi terstruktur, serta penggunaan battery tes psikologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh korban mengalami dampak psikologis berupa kecemasan, ketidakstabilan emosi, dan hambatan fungsi sosial. Dua subjek memiliki kapasitas intelektual di bawah rata-rata hingga intellectual deficient, yang memengaruhi kemampuan pemahaman sebab akibat dan penyelesaian masalah. Kekerasan yang dialami korban berdampak pada penurunan rasa aman, kepercayaan diri, serta motivasi, dan menimbulkan kerentanan psikologis lanjutan. Temuan ini menegaskan pentingnya pemeriksaan psikologi sebagai gambaran kondisi psikologis anak korban kekerasan dengan latar usia dan kapasitas intelektual yang berbeda serta intervensi pemulihan psikologis bagi korban kekerasan anak

Diterbitkan
2026-03-01