Eksplorasi Alassan Pemuda Memilih Pesantren Salafiyah Untuk Memenuhi Kebutuhan Pendidikan: Persfektif Fenomenalogis di Desa Padarincang

  • Suryadi Agusti Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Wahid Abdul Kudus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Kata Kunci: pesantren, pemuda, fenomenalogi

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman subjektif pemuda Desa Padarincang dalam memilih pesantren salafiyah sebagai jalur pendidikan di tengah arus modernisasi pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi sosial Alfred Schutz untuk menggali makna subjektif, motif tindakan, serta pengalaman hidup (lifeworld) para pemuda yang secara sadar memilih pesantren sebagai ruang pembentukan diri. Schutz memandang bahwa keputusan manusia tidak terlepas dari cadangan pengetahuan (stock of knowledge), pengalaman masa lalu (because motive), dan tujuan yang ingin dicapai di masa depan (in-order-to motive). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan pemuda untuk mondok dipengaruhi oleh internalisasi nilai religius sejak kecil, lingkungan masyarakat yang religius, serta penilaian pribadi terhadap pentingnya pendidikan agama

Diterbitkan
2026-03-16