STRATEGI PENYULUH AGAMA DALAM KEGIATAN BIMBINGAN REMAJA USIA SEKOLAH (BRUS) DI SEKOLAH PANJALU
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penyuluhan agama dalam pelaksanaan program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di Kantor Urusan Agama (KUA) Panjalu, serta mengidentifikasi tujuan, dampak, dan kendala yang dihadapi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian dipilih menggunakan purposive sampling, meliputi penyuluh agama, siswa peserta BRUS, dan pihak sekolah. Penelitian dilaksanakan di KUA Kecamatan Panjalu pada Januari-Maret 2026. Analisis data mengacu pada model interaktif Miles dan Huberman yang mencangkup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpula, dengan keabsahan data dijamin melalui trigulasi sumber da metode serta member checking. Hasil penelitian menunjjukan bahwa strategi penyuluh agama dilaksankan melalui pendekatan persuasife, edikatif, dan partisipatif dengan menggunakan metode ceramah, diskusi tanya jawab, penayanga video, dan ice breaking. Materi yang disampaikan mencangkup penguatan akidah, ibadah, akhlak, pencegahan pernikah dini, dan kenakalan remaja. Pelaksanaan BRUS memberikan dampak positif berupa meningkatnnya pemahaman keagamaan, terbentuknnya akhlak yang baik, berkurangnnya prilaku menyimpang, serta meningkatnnya kesadaran dan kesiapan remaja untuk masa depan, kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan waktu, keberagaman minat siswa, dan kurang optimalnnya dukungan lingkungan.

