Strategi Manajemen Media Online Polri dalam Meningkatkan Integritas Pelayanan Publik

  • Hasby Ristama

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi optimalisasi manajemen media online Polri dalam
meningkatkan integritas pelayanan publik. Locus penelitian bertempat di Polres Boyolali guna
mendalami mekanisme digitalisasi di tubuh Polri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif
dengan metode deskriptif analisis. Data diperoleh melalui observasi terhadap implementasi
layanan digital dan aktivitas media sosial resmi institusi, serta studi dokumen berupa laporan
kinerja, data pengaduan masyarakat (Dumas), Indeks Kepuasan Layanan Kepolisian (IKLP), dan
dokumen evaluasi internal. Kerangka analisis mengacu pada teori manajemen George R. Terry
yang meliputi unsur man, money, material, dan method. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
objek penelitian telah memiliki beragam kanal media online, termasuk inovasi pelayanan digital,
namun efektivitasnya belum optimal karena terkendala oleh rendahnya keberlanjutannya,
keterbatasan kompetensi personel, kekurangan SDM, dukungan sarana prasarana yang belum
memadai, serta alokasi anggaran yang belum sepenuhnya menunjang program. Selain itu,
modernisasi pelayanan belum sepenuhnya berdampak pada peningkatan persepsi publik, yang
terlihat dari belum tercapainya target IKLP secara konsisten. Analisis lingkungan strategis
menunjukkan bahwa Polres Boyolali berada pada posisi yang memerlukan strategi integrasi
horizontal antarfungsi organisasi. Oleh karena itu, optimalisasi manajemen media online perlu
diarahkan pada penguatan budaya integritas, peningkatan kompetensi SDM, keberlanjutan
program digital, transparansi komunikasi kelembagaan, serta kolaborasi internal dan eksternal agar
media online tidak hanya berfungsi sebagai sarana publikasi, tetapi juga sebagai instrumen
pelayanan, akuntabilitas, dan pembentukan kepercayaan publik

Diterbitkan
2026-07-01