Two-Way Symmetrical Communication Model dalam Strategi Public Relations Berbasis Kecerdasan Buatan (AI)

  • Izza Amalia Universitas Muhammadiyah Malang
  • Muhamad Khadafi Firman Universitas Bina Sarana Informatika
  • Amalia Tresna Fadhilah Universitas Bina Sarana Informatika
Kata Kunci: Two-Way Symmetrical Communication, Public Relations, Kecerdasan Buatan, Analisis Sentimen, Manajemen Stakeholder

Abstrak

Perkembangan kecerdasan buatan (AI) membawa transformasi mendasar dalam praktik public relations (PR) kontemporer. Artikel ini mengkaji relevansi dan aplikasi model Two-Way Symmetrical Communication yang dikembangkan oleh Grunig dan Hunt (1984) dalam strategi PR yang berbasis AI. Dengan menggunakan pendekatan studi literatur kritis dan analisis konseptual, penelitian ini berargumen bahwa AI tidak sekadar alat otomasi, melainkan enabler yang memperkuat prinsip komunikasi simetris-dialogis antara organisasi dan publiknya. Integrasi AI, mencakup analisis sentimen berbasis NLP, chatbot responsif, analitik prediktif, dan sistem pemantauan real-time, memungkinkan organisasi untuk mendengarkan, merespons, dan beradaptasi terhadap kebutuhan publik secara lebih akurat dan cepat. Namun, penerapan AI dalam PR juga memunculkan tantangan etika serius, terutama terkait privasi data, bias algoritmik, dan risiko depersonalisasi komunikasi. Penelitian ini mengusulkan framework AI-Augmented Two-Way Symmetrical PR (AI-TWS-PR) yang mengintegrasikan kapabilitas teknologi dengan prinsip-prinsip etika komunikasi yang berpusat pada manusia. Temuan konseptual menunjukkan bahwa pendekatan simetris yang dimediasi AI berpotensi meningkatkan efektivitas manajemen relasi stakeholder sekaligus memperkuat legitimasi dan kepercayaan publik terhadap organisasi.

Diterbitkan
2026-04-22