Analisis Semiotika Tentang Penerimaan Diri dalam Video Klip Si Lemah dan Jiwa yang Bersedih

  • Najma Chairil Tanri Abeng University
  • Muhamad Gibraltar Tanri Abeng University

Abstrak

Penelitian ini menganalisis representasi penerimaan diri dalam video klip musik Si Lemah oleh RAN featuring Hindia dan Jiwa yang Bersedih oleh Ghea Indrawari menggunakan teori semiotika Roland Barthes. Teori ini dipilih karena mampu menyambungkan teks dengan realita sosiologis di masyarakat. Metode yang digunakan adalah analisis semiotika untuk menggali penanda, petanda, makna denotasi, konotasi, serta mitos dominan dari kedua video klip tersebut dan terbatas pada analisis teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua video klip tersebut mengandung mitos dominan yang berkaitan dengan proses penerimaan diri dan direpresentasikan melalui tahapan refleksi diri hingga validasi emosi yang dikonstruksi lewat adegan dan lirik. Terdapat tiga mitos dominan yang muncul yaitu : (1) Titik balik penerimaan diri terjadi ketika seseorang berhenti menggantungkan nilai dirinya pada standar, (2) Untuk mencapai penerimaan diri, seseorang perlu melalui proses refleksi diri, (3) Memvalidasi emosi merupakan syarat untuk menuju penerimaan diri. Penelitiaan ini kemudian menunjukkan adanya resonansi kuat antara video klip musik dengan realita sosiologis di masyarakat, khususnya cara individu menghadapi kondisi emosional.

Diterbitkan
2026-03-30