PERAN PEMBINAAN SEKOLAH MINGGU DALAM PERTUMBUHAN IMAN ANAK DI GSJA SIPOHOLON
Abstrak
Penelitian ini membahas peran pembinaan Sekolah Minggu dalam pertumbuhan iman anak di GSJA Sipoholon. Sekolah Minggu dipahami sebagai bagian penting dari pendidikan agama Kristen yang tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan Alkitab, tetapi juga pada proses pembentukan iman, karakter, dan spiritualitas anak secara menyeluruh. Pembinaan ini mencakup pengembangan kebiasaan rohani seperti doa, ibadah, membaca Alkitab, serta penerapan nilai-nilai Kristen dalam kehidupan sehari-hari sehingga iman anak dapat berkembang secara kontekstual dan berkelanjutan.Hasil kajian menunjukkan bahwa guru Sekolah Minggu memiliki peran sentral sebagai teladan rohani sekaligus fasilitator pembelajaran yang kreatif dalam membantu anak memahami firman Tuhan melalui pendekatan yang sesuai dengan perkembangan usia mereka. Selain itu, keluarga dan gereja juga memiliki peran penting dalam membentuk ekosistem pendidikan iman yang saling mendukung. Di sisi lain, perkembangan era digital menjadi tantangan yang signifikan karena dapat memengaruhi fokus, perilaku, dan minat anak terhadap aktivitas rohani. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara gereja, keluarga, dan guru Sekolah Minggu agar pembinaan iman dapat berjalan secara efektif, seimbang, dan relevan dengan perkembangan zaman.Kesimpulannya, pembinaan Sekolah Minggu yang dilakukan secara konsisten dan kolaboratif mampu menghasilkan anak-anak dengan iman yang
kuat, karakter Kristen yang baik, serta kesiapan menghadapi tantangan kehidupan modern berdasarkan nilai-nilai Alkitabiah.
Kata kunci: Sekolah Minggu, iman anak, pendidikan Kristen, gereja, GSJA Sipoholon.

