ANALISIS BENTUK - BENTUK KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA DAN FAKTOR PENYEBABNYA PADA SISWA SMA
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk kesalahan berbahasa Indonesia dan faktor-faktor penyebabnya pada siswa SMA melalui pendekatan berbasis angket. Kesalahan berbahasa merupakan fenomena yang lazim ditemukan dalam pembelajaran bahasa, namun kajian yang menggunakan persepsi dan pengakuan siswa secara langsung masih relatif terbatas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan instrumen angket yang disebarkan kepada 30 siswa kelas XI SMA secara daring melalui Google Form. Data dianalisis secara deskriptif-interpretatif untuk menggambarkan dan memaknai tingkat kesadaran berbahasa, bentuk-bentuk kesalahan, dan faktor penyebabnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 93,4% siswa mengakui belum memahami kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar. Bentuk kesalahan yang paling dominan adalah kesalahan penulisan kata baku (40%), kesalahan penggunaan tanda baca dan huruf kapital (33,3%), serta kecenderungan penggunaan singkatan dalam konteks formal (43,3%). Faktor penyebab utama kesalahan berbahasa adalah dominannya penggunaan bahasa gaul (73,4%), rendahnya efektivitas pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah (80%), dan kurangnya pengingatan dari guru (56,7%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlu adanya sinergi antara kesadaran siswa, strategi pembelajaran yang adaptif, dan penanaman kesadaran sosiolinguistik untuk meningkatkan kompetensi berbahasa Indonesia siswa SMA di era digital.
Kata Kunci: kesalahan berbahasa; bahasa Indonesia; siswa SMA; bahasa gaul; angket deskriptif kualitatif

