Fenomena Filter Bubble dalam Platform E-Commerce: Studi Komunikasi Algoritmik di Shopee Indonesia
Abstrak
Fenomena filter bubble merupakan konsekuensi dari personalisasi algoritmik yang membatasi keberagaman informasi dalam ruang digital. Dalam konteks e-commerce, sistem rekomendasi tidak hanya menyaring konten, tetapi juga mengonstruksi pengalaman konsumsi yang homogen dan repetitif. Penelitian ini bertujuan menganalisis filter bubble sebagai bentuk komunikasi algoritmik pada platform Shopee dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis konseptual dan netnografi digital. Berlandaskan teori komunikasi algoritmik, konstruksi sosial atas realitas, dan ekonomi politik media, penelitian ini mengkaji bagaimana algoritma memediasi pesan, membentuk persepsi, dan mengarahkan perilaku konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filter bubble bekerja melalui siklus data-driven loop yang memperkuat preferensi pengguna sekaligus mempersempit ruang eksplorasi, sehingga fenomena ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga merepresentasikan mekanisme kekuasaan komunikatif dalam mengarahkan perilaku konsumsi di ekosistem digital.

