MEMBANGUN INTEGRITAS DIERA DIGITAL BERBASIS NILAI-NILAI AMSAL 11:3-8
Abstrak
Perkembangan era digital membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia melalui kemajuan teknologi, media sosial, dan berbagai platform komunikasi modern. Kemajuan tersebut memberikan banyak manfaat,tetapi juga menghadirkan berbagai persoalan moral seperti penyebaran hoaks, cyberbullying, manipulasi informasi,pencitraan diri, dan berbagai bentuk ketidakjujuran lainnya yang menunjukkan terjadinya krisis integritas dalam kehidupan masyarakat modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai integritas berdasarkan Amsal 11:3–8 serta relevansinya dalam menghadapi tantangan kehidupan di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Data diperoleh melalui Alkitab, buku tafsiran,kamus bahasa Ibrani, jurnal teologi, dan berbagai literatur yang berkaitan dengan integritas serta kehidupan digital.Pendekatan hermeneutika digunakan untuk memahami makna teks secara teologis dan kontekstual. Hasil kajian menunjukkan bahwa Amsal 11:3–8 menekankan pentingnya integritas, kejujuran, kebenaran, dan hidup takut akan Tuhan sebagai dasar kehidupan orang benar. Sebaliknya, kefasikan, kecurangan, dan ketidaksetiaan membawa manusia kepada kehancuran. Nilai-nilai tersebut sangat relevan dalam kehidupan digital masa kini karena manusia tidak hanya membutuhkan kecerdasan teknologi, tetapi juga karakter moral dan spiritual yang kuat. Orang percaya dipanggil untuk menggunakan teknologi secara bijaksana, bertanggung jawab, serta mencerminkan karakter Kristiani dalam setiap aktivitas digital. Dengan demikian, nilai-nilai Amsal 11:3–8 dapat menjadi pedoman etis dan spiritual dalam membangun integritas di tengah perkembangan era digital.
Kata Kunci: Integritas, Era Digital, Amsal 11:3–8, Etika Kristen, Karakter Kristiani

