Analisis Praktik Tata Kelola Organisasi Publik Dalam Pengelolaan Bumdes Hendrosari Edu Wisata Lontar Sewu

  • Diva Octaviona Nur Romadhoni Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Surabaya
  • Wiwin Khumayroh Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Surabaya
  • Hanan Titis Hidayat Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Surabaya
Kata Kunci: BUMDes, tata kelola organisasi, agile governance, desa wisata, partisipasi masyarakat.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menganalisis tata kelola organisasi pada BUMDes Hendrosari Edu Wisata Lontar Sewu di Desa Hendrosari, Kabupaten Gresik, menggunakan perspektif agile governance. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya tata kelola organisasi dalam mendukung keberhasilan BUMDes sebagai lembaga ekonomi desa serta adanya penurunan jumlah wisatawan yang menunjukkan perlunya penguatan pengelolaan organisasi. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap Direktur BUMDes, Penasihat BUMDes, dan Kepala Unit Usaha Wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes telah menerapkan enam prinsip agile governance, yaitu good enough governance, business driven, human focused, based on quick wins, systematic and adaptive approach, serta simple design and continuous refinement. Penerapan prinsip-prinsip tersebut terlihat dari kemampuan pengelola dalam menyesuaikan kebijakan dengan kondisi lapangan, mengembangkan usaha yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, mendorong partisipasi warga, menciptakan keberhasilan awal yang berdampak pada ekonomi desa, serta melakukan inovasi dan evaluasi secara berkelanjutan. Meskipun demikian, pengelolaan BUMDes masih menghadapi tantangan berupa penurunan jumlah wisatawan, keterbatasan inovasi, dan belum optimalnya partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan penguatan strategi inovasi, promosi, dan pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan keberlanjutan dan daya saing desa wisata.

Kata kunci :  BUMDes, tata kelola organisasi, agile governance, desa wisata, partisipasi masyarakat.

Diterbitkan
2026-07-01