Pemberdayaan Perempuan Melalui Progran Gaspol : Perempuan Pekerja Ojek Online Di Surabaya
Abstrak
Peningkatan ekonomi digital telah membuka peluang kerja bagi perempuan sebagai pengemudi ojek online, namun mereka masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan keterampilan, kerentanan sosial, dan minimnya akses pengembangan kapasitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan perempuan melalui Program GASPOL (Gerakan Sayang Pekerja Ojek Online) bagi pekerja ojek online perempuan di Kota Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori implementasi kebijakan George C. Edwards III yang meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan analisis data model Miles dan Huberman serta triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program GASPOL telah berjalan cukup baik dalam mendukung pemberdayaan perempuan pekerja ojek online di Surabaya. Aspek komunikasi dilakukan melalui koordinator komunitas dan grup WhatsApp, sumber daya didukung tenaga pendamping profesional dan fasilitas pelatihan yang memadai meskipun anggaran masih terbatas, disposisi menunjukkan adanya komitmen pelaksana dan antusiasme peserta, serta struktur birokrasi berjalan cukup terkoordinasi. Meskipun demikian, perluasan jangkauan informasi dan peningkatan kapasitas program masih diperlukan agar manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas oleh pekerja ojek online perempuan di Kota Surabaya.
Kata kunci : Pemberdayaan Perempuan, Implementasi Kebijakan, Program GASPOL, Pekerja Ojek Online Perempuan

