Strategi Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Dalam Menurunkan Angka Perceraian Di Kelurahan Putat Jaya Surabaya

  • Fiska Devina Ramadhani Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Aliatun Nisa Rusliansyah Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Firdausi Firdausi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  • Oktarizka Reviandani Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
Kata Kunci: PUSPAGA; strategi; perceraian; ketahanan keluarga; pelayanan publik

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) dalam menurunkan angka perceraian di Kelurahan Putat Jaya Surabaya. Tingginya angka perceraian di wilayah tersebut mendorong perlunya upaya preventif melalui penguatan ketahanan keluarga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan pengelola PUSPAGA, konselor, aparatur kelurahan, serta masyarakat penerima layanan. Analisis penelitian menggunakan teori manajemen strategi Fred R. David yang meliputi perumusan strategi, implementasi strategi, dan evaluasi strategi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi PUSPAGA dilakukan melalui program kelas calon pengantin, parenting, konseling keluarga, edukasi masyarakat, serta pemanfaatan media digital dan layanan SIAPPPAK. Implementasi strategi dilakukan secara langsung melalui kegiatan di balai RW maupun secara daring guna memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat. Evaluasi strategi dilaksanakan melalui monitoring kegiatan dan umpan balik masyarakat terhadap layanan yang diberikan. Keberadaan PUSPAGA dinilai mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai ketahanan keluarga, komunikasi rumah tangga, serta penyelesaian konflik keluarga secara preventif. Namun demikian, pelaksanaan program masih menghadapi kendala berupa rendahnya partisipasi sebagian masyarakat dan keterbatasan sumber daya dalam optimalisasi layanan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah dalam memperkuat strategi pelayanan keluarga untuk menekan angka perceraian.

Kata kunci :  PUSPAGA; strategi; perceraian; ketahanan keluarga; pelayanan

Diterbitkan
2026-07-01