Kampus Mengajar sebagai Katalis Transformasi Pendidikan: Penguatan Literasi, Numerasi, dan Adaptasi Digital di SMK Kawasan Indonesia Timur
Penguatan Literasi, Numerasi, dan Adaptasi Digital di SMK Kawasan Indonesia Timur
Abstrak
Program Kampus Mengajar merupakan salah satu kebijakan strategis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang mendorong mahasiswa untuk berkontribusi langsung dalam peningkatan mutu pendidikan dasar dan menengah di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Program Kampus Mengajar Angkatan 8 Tahun 2024 di SMK Negeri 3 Manado, Sulawesi Utara, sebagai representasi sekolah menengah kejuruan di kawasan Indonesia Timur. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil melaksanakan sebelas program kerja yang mencakup penguatan literasi (Financial Literasi, Literasi Kesehatan, Show and Tell, Festival Literasi), numerasi (Market Day, Kertas Ajaib), adaptasi digital (Desain Grafis Canva, Kampanye Kesadaran Digital), serta program pengembangan lingkungan sekolah (Revitalisasi Perpustakaan, Pojok Herbal, 3R). Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa dari pre-test ke post-test. Program ini juga berdampak pada peningkatan kreativitas guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran. Penelitian menyimpulkan bahwa Program Kampus Mengajar efektif sebagai katalis transformasi pendidikan di sekolah menengah kejuruan, khususnya di kawasan Indonesia Timur yang masih menghadapi keterbatasan sumber daya pendidikan.

