Pemanfaatan Data Administrasi Kependudukan dalam Mendukung Perencanaan Pembangunan Ekonomi Kelurahan di Kota Serang Provinsi Banten
Abstrak
Perencanaan pembangunan ekonomi di tingkat kelurahan memerlukan data yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi agar kebijakan yang dihasilkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan data Administrasi Kependudukan (Adminduk) yang dikelola melalui Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) dalam mendukung penyusunan perencanaan pembangunan ekonomi inklusif berbasis kewilayahan di kelurahan Kota Serang, Provinsi Banten. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan data administrasi kependudukan dalam mendukung perencanaan pembangunan ekonomi kelurahan di Kota Serang Provinsi Banten. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang berasal dari Badan Pusat Statistik, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, dokumen perencanaan Pemerintah Kota Serang, serta berbagai literatur ilmiah dengan mengombinasikan analisis spasial-demografis data Adminduk mikro di tiga kelurahan sampel (Kelurahan Cipocok Jaya, Serang, dan Unyur). Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi data Adminduk mampu memetakan potensi usia produktif, rasio ketergantungan, dan struktur mata pencaharian secara presisi hingga tingkat RT/RW. Pemanfaatan data ini terbukti meningkatkan ketepatan sasaran program pemberdayaan UMKM sebesar 34% dibandingkan data makro konvensional. Namun, optimalisasi masih terkendala oleh fragmentasi integrasi data antarperangkat daerah, rendahnya literasi digital aparatur kelurahan, dan isu regulasi privasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa data Adminduk merupakan instrumen strategis untuk mewujudkan perencanaan ekonomi berbasis bukti (evidence-based planning). Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem interoperabilitas data berbasis digital dan peningkatan kapasitas analitik aparatur untuk mendukung pengambilan keputusan pembangunan yang cepat, akurat, dan inklusif.

