Identitas Virtual Remaja Pada Media Sosial Instagram

  • Nur Idaman
  • Woro Harkandi Kencana
Kata Kunci: identitas virtual, remaja, media sosial dan Instagram, virtual identity, youth, social media and Instagram

Abstrak

Remaja adalah mereka yang mengalami masa transisi (peralihan) dari masa kanakkanak menuju masa dewasa, yaitu antara usia 12-15 tahun hingga usia 20an. Perubahan yang
terjadi termasuk drastis pada semua aspek perkembangannya yaitu meliputi perkembangan
fisik, kognitif, kepribadian, dan sosial (Gunarsa, 206:196). Perkembangan identitas terus
berjalan dalam perkembangan remaja. Teknologi komunikasi media sosial terutama
Instagram menjadi wadah bagi remaja dalam menampilkan identitas diri mereka. Dengan
menggunakan communication theory of identity oleh Michael Hecht, penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui bentuk identitas virtual remaja pada media sosial instagram. Metodologi
yang digunakan dengan pendekatan kualitatif, metode fenomenologi, teknik pengumpulan
data primer dengan melakukan wawancara mendalam terhadap para remaja pengguna aktif
Instagram. Serta data sekunder dengan melakukan observasi terhadap akun-akun yang
Instgram yang dimiiki oleh narasumber. Keabsahan data menggunakan trianguasi metode dan
triangulasi sumber dalam melakukan analisis penelitian ini.Dari hasil penelitian identitas
virtual remaja pada Instagram terbentuk melalui rangkaian empat tingkatan personal layer,
enactment layer, relasional dan identitas tingkatan communal.pada tingkatan tersebut bentuk
identitas remaja terlihat pada penggunaan kedua akun para informan.Pada akun pertama (first
account) identitas remaja yang terbentuk hanya berupa konsep diri yang positif dan
membatasi pengungkapan identitas diri seutuhnya sedangkan remaja lebih bebas
mengungkapkan identitas diri secara lebih terbuka pada akun kedua (second account)
meskipun membatasi pertemanan dan menggunakan nama samaran.

Diterbitkan
2020-11-09