Perancangan dan Implementasi Sistem Pembangkitan Kunci Kriptografi Deterministik Berbasis Biometrik Sidik Jari pada Android

  • Imam Faozi Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana, Purwakarta
  • M. Imam Sulistyo Sarjowo Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana, Purwakarta
  • M. Agus Sunandar Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana, Purwakarta
Kata Kunci: Kriptografi, Biometrik Sidik Jari, Deterministik, SHA-256, Trusted Execution Environment (TEE), Flutter, Dart

Abstrak

Keamanan data digital pada platform Android bergantung pada kriptografi, namun metode autentikasi konvensional seperti kata sandi rentan terhadap serangan dan risiko terlupa. Autentikasi biometrik sidik jari merupakan solusi yang lebih aman, namun memiliki kendala pada sifat data biologis yang fuzzy atau tidak konsisten, yang bertentangan dengan kebutuhan kunci kriptografi yang deterministik. Selain itu, sensor smartphone modern memiliki keterbatasan luas area sensor yang hanya mampu menangkap 10–15% area sidik jari secara parsial. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun aplikasi menggunakan framework Flutter yang memanfaatkan Trusted Execution Environment (TEE) Android untuk memvalidasi sidik jari. Metode pengembangan menggunakan model Waterfall yang mencakup tahap analisis, desain, implementasi, dan pengujian. Sistem mendelegasikan validasi biometrik ke TEE untuk menjamin privasi. Setelah autentikasi berhasil, sistem menarik Helper Data dari basis data cloud (Supabase) dan menggabungkannya dengan identitas pengguna menggunakan algoritma SHA-256 untuk menghasilkan kunci privat. Hasil pengujian Black-Box menunjukkan bahwa sistem berhasil membangkitkan kunci kriptografi 256-bit yang 100% konsisten pada setiap pemindaian yang divalidasi oleh TEE. Pendekatan ini efektif mengatasi batasan hardware sensor tanpa mengekspos data biologis mentah, sehingga andal sebagai mekanisme passwordless tingkat tinggi pada perangkat mobile.

Diterbitkan
2026-07-09