Redesain UI/UX Fitur Privasi Mute, Restrict, dan Unfollow pada Instagram Berbasis Model Mental Pengguna
Abstrak
Instagram menjangkau sekitar 108 juta pengguna di Indonesia (DataReportal, 2025), menjadikan fitur Mute, Restrict, dan Unfollow sebagai instrumen penting bagi pengguna dalam mengelola interaksi sosial serta melindungi privasi. Penelitian usability terdahulu (Sidik, 2025; Huda et al., 2023; Nyoman et al., 2025) telah mengonfirmasi adanya permasalahan usability pada Instagram, namun belum menghasilkan rancangan ulang antarmuka yang didasarkan pada pemetaan model mental pengguna terhadap ketiga fitur tersebut secara spesifik. Penelitian ini bertujuan merancang ulang UI/UX fitur Mute, Restrict, dan Unfollow menggunakan pendekatan Design Thinking yang berlandaskan analisis model mental pengguna, serta mengevaluasi efektivitasnya menggunakan System Usability Scale (SUS). Metode penelitian diawali dengan studi pendahuluan terhadap 15 pengguna aktif Instagram, dilanjutkan dengan wawancara semi-terstruktur dan Think-Aloud Protocol terhadap 13 partisipan pada tahap Empathize dan Define, serta evaluasi purwarupa high-fidelity pada tahap Prototype menggunakan SUS. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa 80% responden belum memahami fungsi fitur Mute dan Restrict secara tepat. Wawancara turut mengungkap ketidaksesuaian antara model mental pengguna dan mekanisme sistem yang menyebabkan kebingungan dalam mengelola interaksi. Berdasarkan temuan tersebut, dilakukan perancangan ulang antarmuka yang menghasilkan skor SUS sebesar 88,65 (kategori Excellent), melampaui ambang batas kontekstual 66,57 dari studi sebelumnya (Sidik, 2025). Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan Design Thinking yang berbasis pemetaan model mental pengguna mampu menghasilkan rancangan UI/UX yang lebih mudah dipahami, menurunkan beban kognitif, serta memperkuat kontrol privasi pengguna Instagram.

