Penerapan TOPSIS Multi-Kriteria untuk Pemilihan Motor Bekas Layak Jual Kembali Berdasarkan Multi-Kriteria
Abstrak
ABSTRAK
Pemilihan motor bekas untuk stok jual kembali memerlukan penilaian yang objektif karena setiap unit memiliki karakteristik harga, usia, jarak tempuh, kapasitas mesin, jenis, dan transmisi yang berbeda. Penelitian ini bertujuan menerapkan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) secara multi-kriteria untuk menentukan prioritas motor bekas yang layak dijual kembali. Data penelitian berupa 199 transaksi penjualan Showroom Cahaya Emas Motor tahun 2025. Enam kriteria yang digunakan ialah harga, tahun produksi, odometer, kubikasi mesin, jenis motor, dan jenis transmisi. Harga dan odometer diperlakukan sebagai kriteria cost, sedangkan empat kriteria lainnya sebagai benefit. Bobot kriteria berturut-turut adalah 0,25; 0,20; 0,25; 0,10; 0,10; dan 0,10. Perhitungan meliputi pembentukan matriks keputusan, normalisasi, pembobotan, penentuan solusi ideal, penghitungan jarak, dan nilai preferensi. Hasil menunjukkan Honda Supra-X 125 tahun 2017 memperoleh nilai preferensi tertinggi sebesar 0,89310533, diikuti Yamaha Vixion sebesar 0,88259345 dan Honda Revo sebesar 0,87931174. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi harga dan odometer yang menguntungkan dapat mengimbangi tahun produksi, kubikasi, jenis, dan transmisi dalam menentukan kelayakan jual kembali.

