Analisis Sistem Pergudangan Bahan Baku Tembakau dengan Penerapan Prinsip First in First Out (FIFO) dan First Expired First Out (FEFO) di CV.Rubby Baco
Abstract
Pengelolaan gudang bahan baku temabakau berperan penting dalam menjaga kualitas bahan
baku sebelum digunakan dalam proses produksi. CV. Rubby Bacco masih menghadapi
permasalahan pada sistem pergudangan eksisting, khususnya pengendalian rotasi bahan baku yang
belum optimal, pencatatan persediaan yang masih manual, serta belum adanya penandaan visual
untuk mendukung penerapan prinsip First In First Out (FIFO) dan First Expired First Out (FEFO).
Kondisi tersebut berkontribusi terhadap tingkat bahan baku reject yang rata-rata mencapai 7% per
tahun. Penelitian ini bertujuan menganalisis alur pergudangan bahan baku tembakau dan menyusun
usulan perbaikan melalui penerapan FIFO dan FEFO. Metode yang digunakan adalah deskriptif
kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, serta pengukuran suhu dan kelembapan gudang.
Hasil pengukuran menunjukkan bahwa rata-rata suhu gudang berada pada 26°C dengan kelembapan
rata-rata 72%, yang berada di atas standar ideal penyimpanan tembakau. Penelitian ini mengusulkan
perbaikan berupa sistem color tagging berdasarkan urutan kedatangan dan masa simpan bahan baku,
penataan penyimpanan terstruktur berbasis palet dan rak, serta monitoring suhu dan kelembapan
menggunakan thermo-hygrometer digital secara rutin guna meminimalkan risiko penurunan mutu
tembakau selama penyimpanan.

