Analisis Analisis Potensi Bahaya dan Resiko Kecelakaan di Tempat Kerja

Using JSA, HIRADC, and HAZOP Methods in the Body Steering Sensor Setting Process at PT XYZ

  • Nova Nuraeni Universitas Pelita Bangsa
  • Yudi Prastyo Universitas Pelita Bangsa
  • Ikhsan Romli Universitas Pelita Bangsa

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek esensial untuk menjamin keamanan pekerja dan kelancaran produksi di industri manufaktur. Proses setting sensor Body Steering memiliki potensi bahaya dari aktivitas kerja, peralatan, dan sistem interaksi yang berisiko menyebabkan kecelakaan jika tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, dan menentukan keselamatan pengendalian kerja pada proses tersebut. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan matriks risiko, penelitian ini mengintegrasikan tiga metode. Job Safety Analysis (JSA) digunakan untuk mengidentifikasi bahaya setiap tahapan kerja. Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko dan Pengendalian Penentuan (HIRADC) diterapkan untuk menilai dan menentukan pengendalian risiko. Sementara itu, Hazard and Operaability Study (HAZOP) digunakan untuk menganalisis penyimpangan potensi proses kerja. Hasil penelitian menunjukkan adanya potensi bahaya dengan kategori risiko sedang hingga tinggi, khususnya pada paparan suhu panas, gangguan, dan kerja berulang. Penerapan metode ini terbukti mampu menganalisis bahaya dan kelemahan proses ketiga secara lebih komprehensif.

Published
2026-07-13
How to Cite
Nuraeni, N., Prastyo, Y., & Romli, I. (2026). Analisis Analisis Potensi Bahaya dan Resiko Kecelakaan di Tempat Kerja: Using JSA, HIRADC, and HAZOP Methods in the Body Steering Sensor Setting Process at PT XYZ. IKRA-ITH Teknologi Jurnal Sains Dan Teknologi, 10(2), 69-78. https://doi.org/10.37817/ikraith-teknologi.v10i2.7091