Analisis Postur Kerja Operator Dengan Metode RULA dan REBA Di Juragan Konveksi Jakarta

  • Zeny Fatimah Hunusalela Universitas Indraprasta PGRI
  • Surya Perdana Universitas Indraprasta PGRI
  • Galuh Krisna Dewanti Universitas Indraprasta PGRI

Abstrak

Juragan Konveksi merupakan home industry yang proses produksinya masih konvensional. Berdasarkan dari hasil pengamatan awal, terdapat 3 stasiun kerja yang operatornya sering mengalami cidera, diantaranya yaitu stasiun pemotongan pola, stasiun proses menjahit, dan stasiun finishing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat cidera kerja pada operator. Metode yang digunakan adalah RULA (Rapid Upper Limb Assesment) dan REBA (Rapid Entire Body Assessment). Dari hasil perhitungan kuesioner NBM (Nordic Body Map) terdapat empat operator yang mempunyai tingkat resiko yang tinggi yaitu pada proses pemotongan pola dengan score 80 dan 77, dan proses menjahit dengan score 71 dan 73, serta dua operator mempunyai tingkat resiko sangat
tinggi pada proses finishing dengan score 92 dan 103. Dari skor RULA pada operator proses menjahit diperoleh nilai 6 yang berarti perlu diadakan penyelidikan lebih lanjut dan harus segera ada perubahan. Kemudian untuk skor REBA pada operator proses pemotongan pola dan Finishing mendapatkan nilai 8 dan 10 yang berarti beresiko tinggi mengalami cedera/gangguan otot. Hal ini berarti perlu dilakukan perbaikan pada proses produksi sehingga dapat mengurangi cidera kerja para operator.

Diterbitkan
2021-10-31