Analisis Pengendalian Kualitas Produk Abon Menggunakan Metode Six Sigma Di CV. Abon Karwati Dengan Tahapan DMAIC

  • Ujang Nurjaman Universitas Suryakancana, Cianjur
  • Widy Setyawan Universitas Suryakancana, Cianjur

Abstrak

Kualitas produk menjadi faktor penting dalam industri pangan karena berpengaruh
langsung terhadap kepuasan konsumen dan keberlangsungan usaha. CV. Abon Karwati
sebagai produsen abon ayam masih menghadapi permasalahan kualitas berupa tingginya
tingkat produk cacat, seperti warna kurang menarik, daging menggumpal, dan rasa tidak
konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis cacat dominan,
menganalisis penyebab terjadinya kecacatan, serta memberikan usulan perbaikan kualitas
produk abon menggunakan metode Six Sigma dengan tahapan DMAIC (Define, Measure,
Analyze, Improve, dan Control). Data diperoleh melalui observasi, wawancara,
dokumentasi, dan pencatatan menggunakan check sheet selama periode pengamatan 15
September–12 Oktober 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cacat daging
menggumpal merupakan cacat dominan dengan persentase sebesar 43,37%, diikuti oleh
rasa tidak konsisten sebesar 30,61% dan warna kurang menarik sebesar 26,02%. Analisis
menggunakan diagram Pareto dan fishbone menunjukkan bahwa penyebab utama
kecacatan berasal dari faktor metode kerja dan pengendalian proses yang belum optimal.
Usulan perbaikan dirumuskan menggunakan metode 5W+1H sebagai upaya untuk
menurunkan tingkat kecacatan dan meningkatkan kualitas produk secara berkelanjutan.

Diterbitkan
2026-07-10