Analisis Hasil Audit Food Safety System Certification (FSSC) 22000 Menggunakan Metode Failure Mode And Effect Analysis Dan Fault Tree Analysis
Abstrak
Keamanan pangan merupakan aspek kritis dalam industri pangan yang memerlukan
sistem pengendalian terstruktur untuk mencegah potensi bahaya. PT XYZ sebagai
perusahaan pengolah gula rafinasi telah menerapkan FSSC 22000, namun masih ditemukan
ketidaksesuaian pada hasil audit internal yang dapat menimbulkan risiko apabila tidak
dikendalikan dengan tepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis temuan audit FSSC 22000
menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis
(FTA) untuk menentukan prioritas pengendalian serta mengidentifikasi akar penyebab.
Data diperoleh dari audit internal pada aspek TACCP (Vulnerability Assessment Critical
Control Point) berfokus pada pencegahan ancaman yang disengaja dan VACCP (Threat
Assessment Critical Control Point) mencegah kemungkinan terjadinya kecurangan pangan.
Metode FMEA digunakan untuk menghitung Risk Priority Number (RPN) berdasarkan
parameter Severity, Occurrence, dan Detection, sedangkan FTA menelusuri akar penyebab
temuan prioritas. Hasil analisis menunjukkan temuan dengan nilai RPN tertinggi (280) dan
kategori kritis terdapat pada area Bagging Line dengan potensi ancaman operator bekerja
sendirian yang memungkinkan kontaminasi disengaja. Analisis FTA mengidentifikasi tiga
faktor utama yaitu buddy check tidak konsisten, pengawasan supervisor tidak efektif, dan
rendahnya awareness operator terhadap food defense. Rekomendasi perbaikan meliputi
penguatan Buddy System, pembuatan checklist verifikasi, peningkatan pengawasan
supervisor, serta pemerataan pelatihan food defense. Penelitian ini membantu perusahaan
menetapkan prioritas perbaikan berbasis risiko dan mencegah terulangnya temuan audit

