ANALISIS PENGENDALIAN RISIKO K3 PADA LINGKUNGAN KERJA MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DI CV. RUBBY BACCO

  • Risman Hakim Universitas Suryakancana, Cianjur
  • Isma Masrofah Universitas Suryakancana, Cianjur

Abstrak

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) berperan penting dalam menjaga kesehatan tenaga kerja dan
keberlangsungan proses produksi, khususnya pada industri pengolahan tembakau seperti CV Rubby Bacco yang
memiliki potensi bahaya dari aktivitas manual, penggunaan mesin, paparan panas, dan bahan kimia perasa.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya serta menganalisis tingkat risiko K3 pada setiap
tahapan proses produksi menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Metode penelitian
dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, dan analisis data kecelakaan kerja internal perusahaan tahun
2025, dengan penilaian risiko berdasarkan parameter severity, occurrence, dan detection yang menghasilkan nilai
Risk Priority Number (RPN). Hasil penelitian menunjukkan terdapat 12 potensi bahaya pada empat stasiun kerja,
dengan dominasi bahaya ergonomi akibat postur kerja tidak ergonomis dan aktivitas manual berulang.
Berdasarkan nilai RPN, dua risiko berkategori tinggi ditemukan pada stasiun penggilingan dan pengeringan,
sehingga diperlukan pengendalian risiko melalui penggunaan alat pelindung diri, pemasangan pengaman mesin,
dan perbaikan fasilitas kerja ergonomis guna menurunkan tingkat kecelakaan kerja dan menciptakan lingkungan
kerja yang aman dan sehat.

Diterbitkan
2026-07-10