Pengaruh Jarak Outlet Ventilasi Udara Terhadap Gas Metan Pada Tunnel Tambang Bawah Tanah
Kata Kunci:
Ventilasi, Tunnel, Udara, Metan, Ansys Fluent
Abstrak
Industri pertambangan batubara pada tambang bawah tanah membutuhkan kegiatan operasional yang membutuhkan udara. Kebutuhan udara tersebut untuk mengurangi polusi udara pada area penambangan sehingga para pekerja dapat merasakan rasa aman dan kenyamanan dalam bekerja. Sehingga jaringan ventilasi yang sesuai akan mendistribusikan udara ke area yang memerlukan. Pada penelitian ini pemilihan metode aliran udara dalam ventilasi dan tunnel yang sesuai dengan distribusi aliran udara. Metode k-ε, k-ω dan Reynold Stress dilakukan pengujian dan analisa dengan ANSYS Fluent sehingga metode k-ε lebih sesuai. Selain itu pengaruh jarak antara outlet ventilasi terhadap dinding tunnel tambang bawah tanah
Diterbitkan
2026-07-16
##submission.howToCite##
Naibaho, B. S. M., Jawak, E. O., Onwardana, M. E., Sihotang, H., & Purba, S. (2026). Pengaruh Jarak Outlet Ventilasi Udara Terhadap Gas Metan Pada Tunnel Tambang Bawah Tanah. IKRA-ITH Teknologi Jurnal Sains Dan Teknologi, 10(2), 261-265. https://doi.org/10.37817/ikraith-teknologi.v10i2.7149
Bagian
Articles

