PENGEMBANGAN JASA CUCI KENDARAAN PANGGILAN YANG TERINTEGRASI DENGAN APLIKASI WEB DAN MOBILE

  • Muhammad Anis Al Hilmi
  • Adi Suheryadi
  • Eka Ismantohadi
  • Wahyu Hermawan
  • Sudiroh Sudiroh

Abstrak

Jasa cuci kendaraan termasuk peluang usaha yang menarik, pasalnya jumlah kendaraan
pribadi di Kabupaten Cirebon terus meningkat, terutama di wilayah timur, tercatat 12.535
kendaraan roda empat. Data ini berdasarkan BPS Jawa Barat dari jumlah BPKB per 2016.
Peluang ini disambut 2 pihak, yaitu Bumdes Desa Cipeujeuh Kulon dan UKM Sahla Steam -
Desa Dompyong Kulon Kab. Cirebon, yang dalam program Pengabdian kepada Masyarakat ini
bertindak sebagai mitra. Dengan adanya pemanfaatan teknologi berupa pengembangan perangkat
cuci portabel, juga dilengkapi aplikasi web dan mobile, mencoba memberi nilai tambah pada unit
usaha dan mengatasi masalah umum jasa cuci kendaraan, yaitu perlunya lahan yang luas dan
strategis, serta harga peralatan yang cukup mahal. Mitra Bumdes baru merintis usaha cuci
kendaraan, sedangkan mitra UKM sebelumnya sudah berjalan namun hanya melayani cuci
motor, karena keterbatasan lahan. Dengan tujuan agar proses cuci kendaraan dapat dilakukan di
rumah konsumen dipanggil ke rumah, maka dikembangkan solusi berikut: Peralatan cuci
kendaraan dan air dibuat sedemikian hingga dapat dibawa dengan sepeda motor matic, sehingga
mitra tidak perlu mengeluarkan modal tambahan untuk armadanya. Juga dikembangkan aplikasi
web sebagai sistem manajemen pemesanan dan pendelegasian pekerjaan, serta aplikasi mobile
untuk pemesanan di sisi konsumen dan petugas cuci yang bertugas di lapangan. Dengan
pengembangan jasa cuci kendaraan panggilan yang terintegrasi dengan aplikasi web dan mobile
ini, kebutuhan modal untuk membeli peralatan dapat ditekan dan tidak ada lagi kendala tempat /
lahan karena proses pencucian dilakukan di tempat konsumen langsung, juga proses bisnisnya
dapat dilakukan dengan rapi dan tertata karena dibuatkan sistem digitalnya.

Diterbitkan
2020-11-08