Persepsi Player Valorant mengenai Strategi dan Pola gameplay yang Digunakan Team PRX pada VCT Pacific 2025
Abstract
Strategi dalam esports merupakan elemen krusial dalam menentukan kesuksesan sebuah tim
di turnamen. Team Paper Rex (PRX) dikenal dengan gaya bermainnya yang agresif, inovatif, dan
tidak konvensional. Hal ini menarik perhatian komunitas pemain Valorant, yang ingin meniru
gaya mereka. Studi ini bertujuan untuk menginterpretasikan strategi dan pola permainan PRX di
VCT Pacific 2025 dan menganalisis bagaimana pemain lain telah menyerap strategi ini ke dalam
permainan mereka. Studi ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan
tinjauan pustaka, observasi rekaman pertandingan PRX, dan wawancara dengan pemain di
komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi PRX, seperti entri frag cepat, rotasi
fleksibel, dan penggunaan agen di luar meta, dapat diserap oleh pemain melalui proses imitasi,
modifikasi, dan adaptasi terhadap kebutuhan tim.Namun, perbedaan tingkat keahlian, koordinasi,
dan ketersediaan sumber daya menghambat penyerapan sepenuhnya. Studi ini mengungkapkan
bahwa gaya bermain PRX tidak hanya memengaruhi dinamika pertandingan tingkat profesional,
tetapi juga memberikan inspirasi yang signifikan bagi komunitas pemain Valorant dalam
mengembangkan gaya bermain mereka sendiri.
Strategy in esports is a crucial element in determining a team's success in tournaments. Team
Paper Rex (PRX) is known for its aggressive, innovative, and unconventional playstyle. This has
attracted the attention of the Valorant player community, who are eager to emulate their style. This
study aims to interpret PRX's strategies and gameplay patterns at the VCT Pacific 2025 and
analyze how other players have absorbed these strategies into their gameplay. The study used a
descriptive qualitative method with a literature review approach, observation of PRX match
recordings, and interviews with players in the community. The results show that PRX strategies,
such as fast frag entry, flexible rotation, and the use of out-of-meta agents, can be absorbed by
players through a process of imitation, modification, and adaptation to team needs. However,
differences in skill level, coordination, and resource availability hinder complete absorption. This
study reveals that PRX's playstyle not only influences the dynamics of professional-level matches
but also provides significant inspiration for the Valorant player community in developing their
own playstyle.


