Makna Self-Management dalam Film Jumbo : Don
Abstrak
Fenomena perundungan pada remaja telah menjadi isu serius yang memengaruhi kesehatan mental,
hubungan sosial, serta perkembangan psikologis. Dalam konteks ini, film Jumbo menampilkan perjalanan
tokoh Don yang menjadi representasi bagaimana manajemen diri berperan penting dalam menghadapi
tekanan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna manajemen diri dalam film Jumbo dengan
menelaah proses transformasi tokoh Don dari korban bullying yang pasif menjadi individu yang percaya diri.
Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis terhadap adegan, dialog, serta simbol
visual dalam film. Observasi dilakukan berulang kali untuk menangkap detail emosi, ekspresi, dan interaksi
yang berkaitan dengan regulasi diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Don awalnya gagal mengendalikan
emosi dan perilakunya, tercermin dari sikap pasif saat menghadapi perundungan. Namun, titik balik terjadi
ketika Don mulai berani tampil di depan umum, hingga akhirnya mampu mengambil keputusan krisis dengan
cepat dan tegas. Transformasi ini merefleksikan aktivasi regulasi diri yang mencakup aspek kognitif,
emosional, dan perilaku. Menariknya, meskipun manajemen diri ditampilkan sebagai faktor kunci, film ini
juga menunjukkan kontradiksi: perubahan Don tidak hanya lahir dari kekuatan internal, melainkan sangat
dipengaruhi oleh dukungan eksternal seperti teman dan lingkungan sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa
penguatan manajemen diri berdampak signifikan terhadap resiliensi remaja. Temuan ini juga berimplikasi
pada pentingnya film sebagai media edukasi publik. Untuk penelitian selanjutnya, kajian dapat diperluas pada
perbandingan film sejenis atau konteks sosial yang berbeda guna melihat dinamika regulasi diri secara lebih
komprehensif.
The phenomenon of bullying among adolescents has become a serious issue that affects mental health, social
relationships, and psychological development. In this context, the film Jumbo depicts the journey of the
character Don, who represents how self-management plays an important role in dealing with social pressure.
This study aims to reveal the meaning of self-management in the film Jumbo by examining the transformation
process of the character Don from a passive victim of bullying to a confident individual. The method used is
descriptive qualitative with analysis of scenes, dialogues, and visual symbols in the film. Observations were
conducted repeatedly to capture details of emotions, expressions, and interactions related to self-regulation.
The results show that Don initially failed to control his emotions and behavior, as reflected in his passive
attitude when facing bullying. However, a turning point occurred when Don began to dare to appear in public,
until he was finally able to make quick and decisive decisions in a crisis. This transformation reflects the
activation of self-regulation, which includes cognitive, emotional, and behavioral aspects. Interestingly,
although self-management is presented as a key factor, the film also shows a contradiction: Don's change did
not only come from internal strength, but was also greatly influenced by external support such as friends and
social environment. This study confirms that strengthening self-management has a significant impact on
adolescent resilience. These findings also imply the importance of film as a medium for public education. For
further research, studies can be expanded to compare similar films or different social contexts to see the
dynamics of self-regulation more comprehensively.


