Kenaikan Harga BBM dan Inflasi : Terhadap Perubahan Pola Konsumsi Rumah Tangga

  • Ananda Wahyu Ramdani Universitas Airlangga
  • Asti Evellyna Callysta Universitas Airlangga
  • Erindah Dimisyqiyani Universitas Airlangga
  • Gagas Gayuh Aji Universitas Airlangga
  • Rizky Amalia Sinulingga Universitas Airlangga
  • Amaliyah Amaliyah Universitas Airlangga

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) terhadap
inflasi dan perubahan pola konsumsi rumah tangga di Indonesia. Menggunakan metode penelitian kualitatif
dengan pendekatan fenomenologis, data diperoleh melalui studi literatur, data sekunder, serta wawancara
konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan harga BBM memicu inflasi yang bersifat cost-push,
meningkatkan biaya produksi dan distribusi barang serta jasa. Kondisi ini berdampak signifikan terhadap daya
beli masyarakat, terutama rumah tangga berpendapatan rendah yang sebagian besar penghasilannya digunakan
untuk kebutuhan pokok. Temuan memperlihatkan bahwa rumah tangga menyesuaikan pola konsumsi dengan
mengurangi pengeluaran non-esensial, mencari alternatif barang lebih murah, hingga menambah sumber
pendapatan. Namun, strategi adaptasi tersebut berimplikasi pada penurunan kualitas hidup dalam jangka
panjang, terutama pada aspek kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan. Penelitian ini juga menegaskan bahwa
kebijakan kenaikan harga BBM perlu diimbangi dengan intervensi pemerintah yang lebih inklusif agar tidak
memperburuk kondisi kelompok rentan serta tetap mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
(SDGs).

 

This study aims to analyze the impact of fuel price increases on inflation and changes in household
consumption patterns in Indonesia. Using a qualitative research method with a phenomenological approach,
data were obtained through literature studies, secondary data, and conceptual interviews. The results indicate
that fuel price increases trigger cost-push inflation, increasing the production and distribution costs of goods
and services. This condition has a significant impact on people's purchasing power, especially low-income
households whose income is largely used for basic needs. The findings show that households adjust their
consumption patterns by reducing non-essential expenses, seeking cheaper alternatives, and increasing sources
of income. However, these adaptation strategies have implications for a long-term decline in quality of life,
particularly in aspects of health, education, and welfare. This study also emphasizes that fuel price increases
need to be balanced with more inclusive government interventions to avoid worsening the conditions of
vulnerable groups and continue to support the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs).

Diterbitkan
2026-03-02