ANALISIS STRATEGI PENANGANAN STRES AKADEMIK PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
Abstrak
Stres akademik merupakan salah satu bentuk tekanan psikologis yang sering dialami mahasiswa
selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi. Berbagai tuntutan akademik yang harus dipenuhi, seperti
penyelesaian tugas perkuliahan, kegiatan observasi, penyusunan laporan penelitian, praktik lapangan, serta
aktivitas akademik lainnya, berpotensi menimbulkan beban yang dapat memengaruhi kondisi mental
mahasiswa. Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan menghadapi beragam tanggung
jawab akademik yang memerlukan kemampuan adaptasi dan pengelolaan diri yang baik. Namun demikian,
masih ditemukan mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam menghadapi tekanan akademik sehingga
berdampak pada menurunnya motivasi belajar, terganggunya konsentrasi, serta munculnya berbagai
permasalahan psikologis.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab stres akademik, mengkaji
dampak yang ditimbulkan, serta mendeskripsikan strategi yang digunakan mahasiswa dalam mengatasi
tekanan akademik. Penelitian dilaksanakan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif guna memperoleh
gambaran yang mendalam mengenai pengalaman mahasiswa terkait stres akademik. Data penelitian
dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap empat mahasiswa Fakultas Ilmu
Pendidikan Universitas Negeri Medan yang dipilih sebagai responden penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber utama stres akademik berasal dari tingginya beban tugas
perkuliahan, tenggat waktu pengerjaan tugas yang berdekatan, padatnya jadwal perkuliahan, serta adanya
tuntutan untuk mencapai prestasi akademik yang optimal. Kondisi tersebut menimbulkan berbagai dampak,
antara lain kelelahan fisik, menurunnya kemampuan konsentrasi, berkurangnya motivasi belajar,
meningkatnya kecemasan akademik, serta terganggunya pola istirahat mahasiswa. Untuk mengurangi tekanan
yang dialami, mahasiswa menerapkan berbagai strategi coping, seperti mengatur waktu secara lebih efektif,
memenuhi kebutuhan istirahat yang cukup, mendengarkan musik, melakukan aktivitas rekreatif, dan
memanfaatkan dukungan sosial dari teman sebaya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kemampuan
manajemen waktu yang baik serta dukungan sosial yang memadai berperan penting dalam membantu
mahasiswa mengelola dan menurunkan tingkat stres akademik yang dialami. Oleh karena itu, penelitian
selanjutnya disarankan melibatkan jumlah partisipan yang lebih besar dan menggunakan pendekatan metode
campuran agar diperoleh gambaran yang lebih luas dan mendalam mengenai fenomena stres akademik pada
mahasiswa.
Kata Kunci: stres akademik, mahasiswa, strategi coping, pendidikan tinggi, kesehatan mental.

